Fakta unik tentang cokelat yang jarang diketahui

0 0
Read Time:3 Minute, 54 Second

Cokelat adalah salah satu makanan paling populer di dunia, disukai oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain rasanya yang lezat, cokelat juga memiliki sejarah panjang dan berbagai fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Dari asal-usulnya hingga manfaat kesehatannya, berikut adalah beberapa fakta unik tentang cokelat yang jarang diketahui dan membuat Anda semakin menghargai makanan manis ini.

1. Cokelat Berasal dari Peradaban Kuno

Cokelat pertama kali digunakan oleh peradaban Mesoamerika, seperti suku Maya dan Aztec, lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Mereka tidak mengonsumsinya dalam bentuk batang manis seperti sekarang, melainkan dalam bentuk minuman pahit yang dicampur dengan rempah-rempah seperti cabai dan vanila. Bagi mereka, cokelat dianggap sebagai minuman para dewa dan sering digunakan dalam ritual keagamaan serta upacara penting.

2. Cokelat Pernah Digunakan sebagai Mata Uang

Pada zaman suku Aztec, biji kakao memiliki nilai yang sangat tinggi hingga digunakan sebagai mata uang. Mereka menukarkan biji kakao dengan barang-barang seperti makanan, pakaian, dan bahkan jasa. Kaisar Montezuma sendiri dikabarkan memiliki ribuan biji kakao dalam penyimpanannya karena dianggap sebagai simbol kekayaan.

3. Cokelat Putih Bukan Cokelat Sejati

Meskipun disebut cokelat, cokelat putih sebenarnya tidak mengandung padatan kakao seperti cokelat hitam atau cokelat susu. Cokelat putih terbuat dari mentega kakao, gula, dan susu tanpa tambahan bubuk kakao. Itulah mengapa rasanya lebih manis dan tidak memiliki rasa pahit khas cokelat hitam.

4. Cokelat Bisa Meningkatkan Mood secara Alami

Cokelat, terutama cokelat hitam, mengandung senyawa seperti theobromine dan feniletilamin yang dapat merangsang produksi endorfin dalam otak. Endorfin adalah hormon kebahagiaan yang membantu meningkatkan mood dan mengurangi stres. Selain itu, cokelat juga mengandung triptofan, yang berperan dalam produksi serotonin, neurotransmitter yang berhubungan dengan perasaan bahagia.

5. Kakao Pernah Dianggap Beracun di Eropa

Ketika pertama kali diperkenalkan ke Eropa oleh penjelajah Spanyol, banyak orang yang curiga dengan kakao dan menganggapnya sebagai zat beracun. Namun, setelah dicampur dengan gula dan susu, cokelat mulai diterima dan menjadi populer di kalangan bangsawan Eropa.

6. Cokelat Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cokelat hitam dalam jumlah moderat dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Kandungan flavonoid dalam cokelat hitam memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

7. Cokelat Bisa Memicu Mimpi yang Lebih Hidup

Beberapa orang melaporkan bahwa mengonsumsi cokelat sebelum tidur dapat menyebabkan mimpi yang lebih hidup dan jelas. Hal ini mungkin disebabkan oleh kandungan theobromine dan kafein dalam cokelat, yang dapat merangsang aktivitas otak saat tidur.

8. Cokelat Adalah Makanan yang Sulit Ditanam

Pohon kakao hanya dapat tumbuh di daerah dengan iklim tropis yang panas dan lembab, seperti Amerika Selatan, Afrika Barat, dan beberapa bagian Asia. Selain itu, pohon kakao membutuhkan perawatan yang intensif dan hanya bisa tumbuh di bawah naungan pohon yang lebih besar. Itulah sebabnya produksi kakao cukup sulit dan harga cokelat berkualitas tinggi bisa sangat mahal.

9. Swiss Adalah Negara dengan Konsumsi Cokelat Tertinggi

Meskipun cokelat berasal dari Amerika Selatan, Swiss adalah negara dengan konsumsi cokelat tertinggi di dunia. Rata-rata, setiap orang di Swiss mengonsumsi sekitar 8–9 kilogram cokelat per tahun. Tidak mengherankan, karena Swiss juga terkenal dengan cokelat berkualitas tinggi yang mereka produksi, seperti merek Toblerone dan Lindt.

10. Cokelat Pernah Digunakan dalam Ransum Militer

Pada Perang Dunia II, cokelat menjadi bagian dari ransum militer untuk tentara Amerika. Ransum ini dibuat dalam bentuk batangan yang tidak mudah meleleh dan memberikan energi tinggi bagi para tentara di medan perang. Sayangnya, cokelat ransum ini dibuat lebih pahit agar tentara tidak mengonsumsinya terlalu cepat.

11. Cokelat Bisa Beracun untuk Hewan

Kandungan theobromine dalam cokelat bisa beracun bagi hewan seperti anjing dan kucing karena mereka tidak dapat mencernanya dengan baik. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, cokelat bisa menyebabkan keracunan, bahkan kematian pada hewan peliharaan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjauhkan cokelat dari jangkauan hewan peliharaan Anda.

12. Cokelat Bisa Meningkatkan Konsentrasi

Cokelat hitam mengandung kafein dan theobromine, yang dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam sebelum belajar atau bekerja dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kinerja kognitif.

13. Cokelat Pernah Dilarang di Beberapa Negara

Pada abad ke-17, beberapa pemuka agama di Eropa menganggap cokelat sebagai minuman yang bisa menggoda dan merangsang nafsu, sehingga mereka mencoba melarangnya. Namun, larangan ini tidak bertahan lama karena popularitas cokelat yang semakin meningkat di kalangan bangsawan dan rakyat.

Kesimpulan

Cokelat bukan hanya sekadar camilan lezat, tetapi juga memiliki sejarah yang kaya, manfaat kesehatan, dan berbagai fakta menarik yang jarang diketahui. Dari penggunaannya sebagai mata uang hingga perannya dalam meningkatkan kesehatan jantung, cokelat adalah salah satu makanan yang memiliki banyak sisi unik. Jadi, apakah Anda penggemar cokelat hitam, susu, atau putih, sekarang Anda bisa menikmati setiap gigitan cokelat dengan lebih banyak pengetahuan tentang makanan manis ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Back To Top